Tuesday, 8 April 2014




RITUAL DOOM adalah salah satu dari sekian banyak band yang mengembalikan eksistensi Oldskol death metal di scene musik metal , didirikan pada akhir 1992 dengan komposisi awal : Vitto - gitar / vokal , Vivi - gitar , Benni - bass , dan Agus - drum , di mana pada saat itu mereka masih mengcover lagu dari DEATH & MESIAH juga banyak kita dipengaruhi oleh Slayer , Obituary , Cynic , Dream Theater , Helloween , Iron Maiden , Entombed , Bolt thrower , Exploited , dll.Mereka pada waktu itu juga memiliki aransemen yang baik dengan lagu-lagu mereka sendiri dan akhirnya menciptakan single 'Ritual Ceremony ' . Acara pertama mereka pada saat awal kemunculan  itu pada tanggal 21 Februari 1993 di "Underground Party"  tepatnya di My Place diskotik , Panin Bank Building ( samping ratu plaza ) .
 

Personil RITUAL DOOM : 
  • Vokal : 1 . Vitto : vokal & gitar pada 1992 - 1994 ex - IDIOT ( Bogor )  2 . Jollie ( RIP ) : 1994-1996 (setelah RD , ia bergabung dalam Delirium Tremens ) 3 . Banni : 1996 - 1999 ( former INLANDER )
  • Guitars : 1 . Vivi : 1992 - sekarang 2 . Apoy : 1993 ( ex - Netral ) 3 . Yuli : 1994 4 . Daniel : 1994 - 1996 ( ex - Kill I Can dan sekarang DEMONIAC ) 5 . Sin Bentox 1994 6 . Boy: 1997 - sekarang ( ex - ABIJAIL ) Bass : 1.Benni : 1992-1993 ( ex - ADAPTOR ) 2 . Bey : 1993 ( GRAUSIG ) 3 . Chintya : 1993 (sekarang berafiliasi dengan GEGER ) 4 . Agil : 1994 - sekarang ( ex - Betrayer & ADAPTOR ) Drums : 1 . Agus : 1992 - 1993 2 . Iwan : 1994 - 1996 ( gitar & vokal ALIEN SCREAM) 3 . Ajo : 1997 - sekarang ( ex - ABIJAIL ) 
Selama sibuk kami mencoba dari satu panggung ke panggung lain dan banyak mengarang musik agar dapat diterima oleh masyarakat pecinta musik Metal , kemudian pada tahun 1997 dengan perjuangan tak kenal lelah kami akhirnya mendapat mini album berjudul ' Beginning Of The End ' berisi 5 lagu : 1 . Upacara Ritual ( 1992) 
2 . Kegelapan Meningkatnya ( 1993) 
3 . Cannibal Festivity ( 1994) 
4 . Darah segar ( 1994) 
5 . Necrophilia ( 1996) 
Puncak dari kebangkitan DOOM RITUAL ketika ada perhelatan akbar yang akan diselenggarakan pada Sabtu, November 21, 2009 bertempat di Aula MS Vicky Sianipar @ Manggarai , Jakarta Selatan , berjudul ' METAL Crot ' di mana generasi punggawa - metal punggawa pada era 90-an berkumpul di satu panggung untuk menghasilkan semangat yang lebih bergairah dari para musisi yang lebih tua yang telah membuka pintu bagi masa depan scene metal , jadi sekarang kita semua bisa menikmati aliran perjuangan mereka pada waktu itu . Akibat peristiwa ini membuat kami termotivasi untuk menyatukan kembali lagi dengan komposisi padat dengan vokal ditambahkan oleh Ari ex - PURGATORY .


  • LINE UP sekarang:  Ari / Vocal , Vivi / Guitar, Boy / Guitar, Agil / Bass , Ajo / Drums .  


Sekarang RITUAL DOOM juga mengerjakan materi - materi baru dalam rangka menyelesaikan full album produksi mereka yang akan sesegera mungkin kembali dan terus mengguncang gigs metal & panggung di Jakarta dan Underground sekitarnya  dengan komitmen yang kuat .

 Situs WEB :
http://www.ritualdoom.16mb.com
http://www.myspace.com/ritualdoom92
http://www.reverbnation.com/ritualdoom

 CP: +6285710390629
Continue reading




Biography
Drat Inversion (New Hardcore), Jakarta
Filosofi dari Drat Inversion adalah membalikkan unsur negatif menjadi positif secara berkelanjutan bagaikan ulir yang berputar. Layaknya sebuah kehidupan yang kita jalani, tidak ada yang lurus atau sesuai yang kita dapatkan. tapi kehidupan berjalan berputar, kadang di atas dan di bawah.
Drat Inversion memiliki prinsip Keep Smile & Struggle yang arti sederhananya adalah tetap sabar dan tetap berjuang. Semua karya dari band ini memiliki latar kehidupan nyata sehari-hari dalam berbagai aspek, apa yang kami lihat dan apa yang kami rasakan. tidak ada satu pun karya kami yang berlatarkan khayalan ataupun fantasi.
Terbentuk pada bulan November 2010 di Karawang, dengan formasi awal Tika - Scream, Dhika - Hard Voice, Edel - Bassist, Arif - Guitarist, Rifat - Drummer, Selud - Lead Guitar.
Tahun 2011 terjadi perubahan formasi, Karmas mengisi posisi Guitar dan Emon mengisi posisi Drummer. Sehingga Formasi menjadi:
Tika - Scream
Dhika - Hard Voice
Edel - Bass
Selud - Guitar 1
Karmas - Guitar 2
Emon – Drum

Tahun 2012 Karmas mengundurkan diri karena ingin fokus dalam bekerja dan membuka usaha mandiri. Sehingga posisi diisi oleh personil additional yaitu Anas.
Tahun 2013 terjadi konflik internal sehingga Tika dan Dhika hijrah ke Jakarta untuk merekrut personil baru. Namun hanya mendapatkan personil additional, diantaranya:
Dendy Prasetyo – Drum
Sutan Heila – Guitar
Reindy Lydian – Guitar
Obeth Zacky – Bass
Yan Leuser – Drum

Di tahun 2013 pula Drat Inversion mulai berkarya lagi dengan melanjutkan recording dan manggung dengan formasi:
Tika – Scream
Dhika – Hard Voice
Reindy – Guitar (add)
Obeth – Bass (add)
Yan – Drum
Formasi ini masih bertahan sampai sekarang.
Band Profile

Nama Band   : Drat Inversion
Genre            : New Hardcore
Asal              : Jakarta
Terbentuk     : 2010
Email            : drat_inversion@ymail.com
Management        : +62 8880 8764 671 / +62 8128 5991 864
Promotion Link        : www.facebook.com/pages/Drat-Inversion/241834865888906
  http://www.reverbnation.com/dratinversion

Formasi 2013 - Sekarang
Scream        : Tika
Hard Vioce  : Dhika
Guitar          : Reindy (add)
Bass            : Obeth (add)
Drum          : Yan

Formasi 2010 – 2011
Scream        : Tika
Hard Vioce  : Dhika
Guitar          : Arif
Guitar          : Selud
Bass            : Edel
Drum          : Rifat

Formasi 2011 – 2012
Scream        : Tika
Hard Vioce    : Dhika
Guitar        : Karmas
Guitar        : Selud
Bass        : Edel
Drum        : Emon
Formasi Additional 2012 - Sekarang
Guitar        : Sutan Heila Tanisan
Guitar        : Reindy Lydian
Bass        : Obeth Zacky
Drum        : Dendy Prasetyo
Musik & Recording     : Kritikus Kakus, Spirit Of Inferno, Standing Might
Musik        : Yan Leuser
Lyric Bahasa    : Tika
Lyric English    : Dhika
Lead        : Nino Aditya
Bass        : Legy
Drum        : Yan Leuser
Guitar        : Yan Leuser

Recording    : Gaza Studio
Mixing        : Yan Leuser
Musik & Recording    : Kritikus Kakus (Demo Version 2011)
Musik         : Yan Leuser

Lyric Bahasa    : Tika
Lyric English    : Dhika

Lead        : Selud
Bass        : Edel
Drum        : Badar
Guitar        : Karmas

Recording    : Bad Art Studio
Mixing        : Badar

Offical Merch        : Insanity Labotary Art – BandungBright Light Merch – Ciledug

Continue reading

Friday, 4 April 2014

CRYSTAL DREAM
  Band Gothic metal yang berdiri pada tahun 2006 di utara Jakarta ini memang mengalami banyak bongkar pasang personel mulai dari Gitarist, Vocalist dan Bassist.
2tahun mengalami ketidak pastian personel pada posisi vocal tidak menghentikan langkah Crystal Dream untuk berkarya, waktu tersebut dimanfaatkan untuk mengumpulkan materi penggarapan album pertama dan recording hingga pada awal tahun 2012 posisi vocal diisi oleh Agnes Meghan. Dan Crystal Dream akhirnya merampungkan album pertama yang berjudul " The diary of Fallen Angel" pada awal tahun 2013. Sebelumnya Crystal Dream juga sempat meluncurkan EP pada tahun 2009 dengan vocalist Diana pada saat itu.
Kini, perlahan namun pasti Crystal Dream sedang mempersiapkan materi-materi untuk album ke 2 dengan konsep yang lebih matang dari album sebelumnya.
Amberian dawn, Within Temptation, Nightwish, Dark moor, Helloween, dan band-band heavy metal lainnya menjadi inspirasi Crystal Dream dalam bermusik.
Line-up Crystal Dream :
Agnes Meghan ( vocals )
Rudi Asen ( lead guitar )
Novianto ( rhytm guitar )
Bobby Lesmana ( keyboard )
Imam ( Drum )
Ian "gonya" ( bass )
AGNES Female frontier of Crystal Dream




Contact : 081573481666 / 085777601666
alamat :
Jl.kebon baru Gg.5 Blok.X No.2 Rt.11/12
kec.Cilincing, kel. Semper barat, Jakarta Utara
Continue reading

Monday, 31 March 2014

   
  Sebuah kesempatan emas bagi kami Lead The Youth webzine yang bisa melakukan interview dengan band metal kebanggaan Indonesia yang sudah Go International dan memiliki musikalitas yang patut diacungi jempol dan kali ini kita korek sisi lain dari band satu ini sebagai bentuk apresiasi kami terhadap musisi metal tanah air. Berikut adalah hasil interview kami dengan BLODWEN (Jakarta-SYMPHONIC POWER METAL) yang dalam waktu dekat akan merilis ulang EP mereka "When Autumn Ends" dan didistribusikan di toko-toko musik besar di Eropa dan Amerika.Musik mereka begitu elegan tapi tetap gahar dan tidak cengeng,musik yang dikemas apik dan berbeda ini begitu variatif dan patut direkomendasikan untuk para penikmat musik cadas.

BLODWEN (symphonic power metal)
  • Selamat malam kak.Saya Fara dari Lead The Youth webzine,sebuah webzine yang mengupas pergerakan musisi dan penikmat wanita di musik Underground.Saya mau interview Blodwen untuk webzine kami,saya mulai ya sesi interview nya.:)
BERNICE: Halo juga Fara dan semua pembaca Lead The Youth webzine :) senang sekali bisa diberikan kesempatan ini. Respect! Hari ini saya ditemani gitaris saya Lexy untuk menjawab interview dari Lead The Youth. Semoga berkenan.

LEXY: Halo juga :) 
  • Blodwen sedang sibuk apa saat ini? 
LEXY: Rekaman untuk album kedua. Kita sekarang lagi dalam proses pembuatan lagu-lagu baru yang lebih heavy, epic dan powerful lagi daripada album-album sebelumnya. 
  • Bagaimana sejarah terbentuknya Blodwen dan siapa saja yang mengisi line up saat ini?
BERNICE: Awalnya Blodwen adalah band project saya bersama temen-temen SMA. Saya ajak mereka untuk bikin band rock yang banyak meng-cover lagu-lagu Japanese Rock (terutama band-band cewek rocker-nya) karena saya gak bakat nyanyi pop dan kebetulan memang saya suka kultur Jepang. Itu di tahun 2004. Trus di tahun 2007 Lexy gabung sebagai gitaris diband dan dia yang mengenalkan saya dengan Nightwish. Saya jatuh cinta sama musik symphonic metal sejak saat itu, dan kita banting setir jadi seperti yang sekarang ini. Kita dikontrak label Jepang Red Rivet Records ditahun 2010 dan meluncurkan album debut kita "Black Symphony" di pasar internasional. 

Tapi ditahun 2011 semua member Blodwen berhenti kecuali saya dan Lexy karena mereka mau mengejar karir di bidang lain, untungnya gak lama kemudian Bayu Djody dan Cis gabung mengisi posisi bass dan drums. Tahun 2014 Indra Bayu join juga sebagai 2nd guitarist dan ditahun yang sama kita dikontrak label Eropa Crysella Records. Sekarang member Blodwen ada 5, yaitu saya (Vokal), Lexy (Gitar), Indra Bayu (Gitar), Bayu Djody (Bass) dan Cis (Drums). 
  • Bagaimana respon Penikmat terhadap lagu dan band kalian? 
LEXY: So far so good. Kebanyakan support dan lucunya agak kaget pas tau kita band asli dari Indonesia.

BERNICE: Hahaha iya, kita dapat respon yang cukup baik dari dalam dan luar negeri. Memang kadang ada yang salah mengira kita band dari negara entah mana karena liriknya yang kebanyakan ditulis dengan bahasa Inggris atau gaya musiknya. Tapi kita asli band Indonesia kok. 
  • Apa genre musik Blodwen dan lirik lagu Blodwen mengupas mengenai apa ?
LEXY: Genre kita adalah Symphonic Power Metal, yang artinya kita menggabungkan musik klasik, heavy metal, orkestrasi dan unsur teatrikal didalam musik kita. 

BERNICE: Semua lirik Blodwen bercerita tentang dongeng, fantasy, folklore, mythology, dan humanisme. Escapism lah istilahnya. Kita tidak tertarik dengan hal-hal berunsur SARA atau politik.
  • Apa saja band yang jadi influence musik kalian? 
LEXY: Bisa dibilang Yngwie Malmsteen, Rhapsody of Fire, Blind Guardian, Helloween, dan Stratovarius. Itu untuk gaya permainan, style lagu dan power metal-nya. 

BERNICE: Kalau boleh ditambahkan pastinya Nightwish, lalu kalau diluar metal kita terinspirasi dari teater musikal buatan Andrew Lloyd Webber, musik J.S Bach, Niccolo Paganini, dan Sarah Brightman. Kita juga banyak terinspirasi dari banyak composer film seperti Hans Zimmerman dan Javier Navarrete.
  • Bagaimana proses pembuatan album? apa ada kendala?
LEXY: Kendala utamanya waktu, karena masing-masing dari kita juga ada kerja dan tanggungan hidup, jadi menyempatkan waktu untuk fokus dalam pembuatan album cukup sulit dilakukan. 

BERNICE: Setuju. Waktu dan uang. Yah itu kendala semua band independen sih hahaha proses pembuatan albumnya sih so far oke dan on schedule. Kita ada jadwal yg harus dipenuhi bersama label kita, dan kita udah menyelesaikan beberapa lagu baru. Dalam beberapa bulan kedepan kita akan merilis single baru yang akan ada di album kedua. Proses pembuatan album biasanya saya menulis melodi dan lirik, lalu saya bawa ke Lexy untuk di-aransemen. Terkadang saya bantu juga aransemen orkestrasinya. Dan terkadang Lexy buat riff gitar dengan chord dan struktur lagu yg kurang lebih rampung, lalu saya tulis melody line dan lirik diatas riff gitar Lexy. Proses pembuatannya selalu seperti itu. 
  • Mengapa kalian menyukai genre Symphonic power metal ? 
LEXY: Karena genre ini memiliki melodi terindah di dunia.

BERNICE: Menurut saya, Symphonic Power Metal memiliki 'magic' sendiri yg bisa men-"transport" pendengarnya ke alam dunia lain. Musiknya indah, tapi powerful. Cantik, tapi gak cengeng. Dan saya suka dengan yang seperti itu; saya harap yang mendengar musik kami juga bisa merasa masuk ke dunia ala Blodwen :)
  • Apa saja kegiatan kalian selain ngeband? 
LEXY: Saya dan Bayu Djody adalah product specialist dan clinician di salah satu distributor alat musik di Indonesia. Kita banyak mengunjungi kota-kota di Indonesia untuk mengadakan klinik gitar dan bass dimana-mana.

BERNICE: Saya mengajar freelance vokal dan acting dibeberapa institusi dan sekolah musik di Jakarta sebagai dosen fakultas Performing Arts dan guru private. Indra Bayu dan Cis adalah anak kuliah musik di salah satu universitas yang saya ajar, mereka sedang berjuang mendapatkan gelar S1 di bidang musik. Seluruh member Blodwen tidak punya "day job" yang tidak berhubungan dengan musik, kita semua musisi 100%. 
  • Bagaimana tanggapan orang terhadap band anda yang mempunyai personil wanita? 
BERNICE: Sebenarnya sih tanggapan orang cukup baik, kita banyak di-support orang-orang yg tidak mempermasalahkan gender dalam bermusik. Cuma ya memang di awal-awal kita start ada aja yang "support" Blodwen karena gender saya, dan jujur bukannya senang saya malah merasa terhina. Kalau memang ada yang suka dengan musik Blodwen, ya sukalah dengan musiknya karena musiknya bagus, lagunya indah, atau kualitasnya oke, bukan karena gender vokalisnya. Itu penghinaan untuk semua kerja keras yang kami lakukan di balik layar. 

Ada alasan kenapa disemua lagu Blodwen, saya bersikeras untuk terlibat. Semua melodi, lagu dan lirik Blodwen saya yg tulis. Jujur saja, saya benci sekali dianggap cuma sebagai "pajangan" di band cuma karena saya wanita. Wanita juga bisa kok bermusik dan turut andil dalam laju sebuah band metal. Di Blodwen, saya adalah vokalis sekaligus songwriter & lyricist, general manajer, website & artwork designer, marketing dan PR. Saya melihat Blodwen bukan sebagai hobi tapi ini memang pekerjaan saya. Ini jalan hidup saya. Jadi ya tentu saja saya harap dihargai bukan cuma karena saya kebetulan lahir sebagai wanita. Kalau saya lahir jadi laki-laki juga saya pasti bikin band metal. 
  • Bagaimana scene metal d kota anda? Apa mereka mendukung Blodwen dalam berkarya?
LEXY: Scene metal di kota kita sebenarnya cukup bagus, apalagi beberapa tahun terakhir ini karena terbukti kita bisa mendatangkan banyak band-band metal internasional yg legendaris. Cuma yang kami masih sayangkan adalah scene metal lokal di Indonesia, bukan cuma di kota kami saja, masih sering mengkotak-kotakkan genre. Menurut saya, itu yang membuat kadang kita jadi sama-sama susah maju. Metal kan luas sekali genrenya, dan sebenarnya band-band di Indonesia banyak sekali yg berpotensi dan mengusung genre-genre yang masih jarang dilihat di scene metal disini. Mungkin akan lebih baik kalau scene metal di Indonesia bisa lebih netral dan variatif dalam mendukung band-band metal independen, tidak hanya satu dua genre tertentu saja.
  • Apa kalian ada kendala dalam bermusik?
LEXY: Kendala kami seperti yang tadi sudah dibahas: alat, waktu dan uang hahaha Blodwen adalah band independen dalam artian 'benar-benar' independen, yaitu proses rekaman dari nol sampai mixing dan mastering semuanya kita kerjakan sendiri. Tentu saja karena semuanya dikerjakan sendiri ya alatnya harus mencukupi. Nah membeli alat musik untuk manggung dan rekaman dengan kualitas bagus kan gak murah juga. Demi mendapatkan sound terbaik ya mau gak mau kita harus investasi di alat dan menyediakan waktu yang tidak sebentar juga. Apalagi member di Blodwen bukan lagi anak-anak muda yg tidak punya tanggung jawab masing-masing. Ada diantara kita yg udah berkeluarga. Jadi ya harus serius karena ini bukan band hobi. 

BERNICE: Saya pribadi sih kadang dapat kendala dari pihak keluarga karena jujur saja saya tidak bisa dibilang 100% didukung bermain di band metal, terutama karena lagi-lagi saya wanita. Beberapa pihak punya ekspektasi tertentu terhadap saya karena gender saya; harusnya udah berkeluarga lah, settle down lah... sedangkan saya bermain musik ya karena ini karir yg mau saya rintis untuk masa depan, dan itu yg saya prioritaskan. Kadang jadi kendala karena kebetulan karir saya ini memang tidak bisa dibilang aman, tapi ya mau gimana? Tidak bisa bohong juga sama diri sendiri. 
  • Apa pendapat kalian terhadap perkembangan musik metal di era ini ?
LEXY: Perkembangan musik metal sekarang sih menurut kami cukup baik. Sekarang sudah berbeda dengan beberapa tahun lalu dimana konser metal jarang sekali diadakan disini, kalau sekarang kan lebih aman dan banyak sekali band yang sudah mau manggung di Indonesia.

BERNICE: Menurut saya metal sekarang sedang dalam perkembangan yang luar biasa sih, setiap minggu ada aja band metal baru yang mengusung genre yg baru-baru juga. Apalagi dengan adanya internet dan kemudahan dalam membagi musik kita ke khalayak orang banyak, jadi sekarang kita bebas sekali dalam bermusik dan berkarya. Walau TV dan Radio kebanyakan di dominasi oleh aliran musik mainstream, tapi metal dan rock akan terus berkembang dan tidak pernah mati.
  • Rencana apa saja yang kalian persiapkan ke depan?
BERNICE: EP kita "When Autumn Ends" akan dirilis ulang dan didistribusikan di toko-toko musik besar di Eropa dan Amerika tanggal 18 dan 19 April nanti oleh label kita. Kita juga sedang promosi lagu-lagu Blodwen dan beberapa masuk ke radio-radio di UK, Amerika, Italia dan Kanada. Sembari itu berjalan, kita sedang proses pembuatan album kedua dan saya sedang menulis materi-materi baru untuk Blodwen. Album kedua ini akan rilis di bulan-bulan akhir 2014. Kita juga punya rencana untuk shooting videoklip pertama kami untuk promosi album baru, dan berharap kita bisa lebih sering live dan di-invite oleh EO di Indonesia untuk manggung. Semoga kita bisa lebih banyak mengunjungi kota-kota teman-teman metalhead :)
  • Terima kasih telah bersedia menjawab beberapa pertanyaan kami.support kami untuk Blodwen.terus berkarya dan sukses selalu !!
LEXY: Terima kasih kembali sudah menyempatkan diri! STAY POWER STAY HUMBLE!

BERNICE: Kami yg berterima kasih! Semoga Lead The Youth Webzine juga diberi kesuksesan. Support and Respect! Hail!! \m/ 

EP "When autumn ends"


BLODWEN
Female Fronted Symphonic Power Metal
Jakarta, Indonesia
Continue reading

Tuesday, 25 March 2014

KAPAK MERAH X
KAPAK MERAH X terbentuk ditengah-tengah komunitas Probolinggo Metalheads Circle. Merupakan band side project dari Fear Epidemic (probolinggo) dan The Blackgoats (probolinggo) dan terbentuk pada pertengahan 2008. Munculah ide dari Tylun (Fear Epidemic), Indra (ex-Fear Epidemic) bersama Erwin (ex-The Blackgoats) dan Wisnu, terciptalah formasi pertama dengan menganut genre Guttural-Groove/Death Metal. Setelah beberapa berganti personil akhirnya tercipta line up yang solid dengan Tylun (vockill), Oix (guitar), Aam (guitar), Chelsea (bass), Erwin (drum) yang mulai memuntahkan beberapa materi-materi perusak gendang telinga para pendengarnya.
 
Pengaruh: Suffocation, Dying Fetus, Internal Bleeding, Deprecated, Pyaemia, Devourment, and many more.

CHELSEA,Female Bassist KAPAK MERAH X
CP:Peth (+628980439666) - 26D3594A

 Situs web:
Continue reading

Friday, 21 March 2014



NIGHTCRAWLER Band Black metal dari Probolinggo yang berdiri mulai tahun 2009 dan terus bergerak maju. NIGHTCRAWLER yang berarti pencakar langit malam, diambil dari sebuah lagu band legendaris dunia ( JUDAS PRIEST ) yang telah merenggut jiwa seorang work ship. 

NIGHTCRAWLER mencoba meramu jenis musik BLACKMETAL dengan aroma MAJESTY serta sedikit instrument heavy metal, metalcore, dan technical dengan sayatan melodic, dibumbui syair dari dunia kegelapan dan kehidupan yang hancur total. Ini sengaja dilakukan karena NIGHTCRAWLER ingin berkarya melalui BLACKMETAL dengan konsep yang berbeda. 

Dalam perjalanannya NIGHTCRAWLER juga tidak lepas dari pergantian personel. Pada formasi awal ada Agus sebagai vocal scream, Neezha pada vocal seriosa, Moo pada lead guitar, Irul pada bass, dan Sandiz pada drum. Di formasi ini NIGHTCRAWLER menghasilkan Beberapa Hits antara lain : Darksoul, Eternal Dark Wings, dan Paradigma. Namun kemudian terjadi perpecahan dan NIGHTCRAWLER sempat vacum untuk beberapa waktu. Akhirnya pada pertengahan tahun 2012 NIGHTCRAWLER muncul dengan formasi baru yang diisi oleh Panda pada posisi Vocal scream, Neezha pada vocal seriosa, Moo pada guitar, Evan pada guitar, dan Ary pada bass. Pada formasi ini NIGHTCRAWLER tidak memiliki seorang drumer, namun NIGHTCRAWLER dibantu Erwin pada session drummer dan kemudian Meluncurkan Single pertama dari formasi baru dengan konsep baru yang berjudul “ METAFORA CAHAYA “ .

NIGHTCLAWER menyajikan musik Black Metal dengan nuansa dan komposisi yang sangat unik dan berbeda dengan Black Metal pada umumnya.Dengan campuran beberapa intrument genre musik metal lainnya,musik mereka sangat memanjakan telinga para penikmatnya.


INFO PERSONIL : 
Avanda Claudia ( Panda ) - Vocal scream [ FB : Pandha panda ] Annisa Andromeda ( Neezha ) - Vocal seriosa [ FB : Neezha Nevosa ] 
Ramadhan Harits Wahyu Prakoso ( Moo ) - Guitar [ FB : Moozheelist Diabolistic ] 
Evan affandi ( Evan ) - Guitar [ FB : Evan Acrotomophilia ] 
Mochammad Ary Wahyudi ( Ary ) - Bass [ FB : AryCrew Hellflip ] 
Erwin Nur Anugrah (Erwin) – Session Drummer [ FB : Erwin N Anugrah ] 

CP : Avanda Claudia Pin BB :7586AD95 
Hp : 0838 3446 6227
 https://www.facebook.com/pages/Nightcrawler-Blackmetal-Probolinggo/152579554902251?ref=ts&fref=ts
Continue reading



BRAIN INFECTION terlahir di Kota Probolinggo, Akibat niatan Phiand alansyah/Guitar yg ingin membentuk sebuah band bersama Yoji Pratama dan Rizqy kurniawan. Setelah itu masuklah Ogik sebagai guitar 2.. Setelah brejalan beberapa waktu, Brain Infection merekrut Duky sebagai drummer dan Panda pada vocal. Akhirnya terbentuklah formasi baru yg bertahan sampai sekarang. Panda (vocal), Phiand (guitar), Ogik (bass), dan Duky (additional drum)

BRAIN INFECTION adalah salah satu band grindcore yang menjadikan seorang wanita yaitu Panda sebagai vokalis mereka.salah satu band berbahaya dari probolinggo yang patut diacungi jempol musikalitasnya.stay grind !!!!

Brain Infection sendiri Mengusung Genre GRINDCORE dan Terlahir di tengah - tengah komunitas PROBOLINGGO METALHEADS CIRCLE... dengan beberapa lagu yang tercipta antara lain "Koruptor Biadab", "Human Trafficking", "Copas", dan "Uang adalah Tuhan" 

INFLUENCE: Napalm Death, Misery Index, Wormrot, Afgrund, Terrorizer, Hatebreed, Walls Of jericho etc.

INFO PERSONIL: Pandha / Vocal http://www.facebook.com/profile.php?id=100001182082142 Phiand / Guitar - Vocal 2 http://www.facebook.com/phiandd 
Ogik / Guitar http://www.facebook.com/profile.php?id=1803421367 
Duky / Additional Drum
Continue reading
Lead The Youth Webzine